.:: Tiga Pertanyaan ::.

January 2, 2012 at 9:35 am Leave a comment

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri Syam kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut. “Anda siapa? Dan apakah bisa anda menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?” Pemuda bertanya. “Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan saudara.” Jawab Guru Agama. “Anda yakin? sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.” Jawab Guru Agama “Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya”

Pemuda : “Saya punya 3 pertanyaan; 1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan kewujudan Tuhan kepada saya 2. Apakah yang dimaksudkan dengan takdir? 3. Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api?, tentu tidak menyakitkan buat syaitan, sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?” Tiba-tiba Guru Agama tersebut menampar pipi si Pemuda dengan kuat. Sambil menahan kesakitan pemuda berkata “Kenapa anda marah kepada saya?” Jawab Guru Agama “Saya tidak marah… Tamparan itu adalah jawaban saya kepada 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya”. “Saya sungguh-sungguh tidak faham”, kata pemuda itu. Guru Agama bertanya “Bagaimana rasanya tamparan saya?”. “Tentu saja saya merasakan sakit”, jawab pemuda. Guru Agama bertanya ” Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?”. Pemuda itu mengangguk tanda percaya. Guru Agama bertanya lagi, “Tunjukan pada saya wujud sakit itu!” “ Mana bisa?”, jawab pemuda. “Itulah jawapan pertanyaan pertama: kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.” Terang Guru Agama. Guru Agama bertanya lagi, “Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?”. “Tidak” jawab pemuda. “Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?” “Tidak” jawab pemuda. “Itulah yang dinamakan Takdir” Terang Guru Agama. Guru Agama bertanya lagi, “Dibuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?”. “kulit”. Jawab pemuda. “Pipi anda dibuat dari apa?” “ Kulit “ Jawab pemuda. “Bagaimana rasanya tamparan saya?”. “Sakit.” Jawab pemuda. “Walaupun Syaitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api juga, jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan menjadi tempat menyakitkan untuk syaitan, seperti halnya pipi anda yang sakit oleh tamparan tangan saya meski sama-sam terbuat dari kulit.” Terang Guru Agama.

Adopted from : Himpunan Kisah Teladan

Entry filed under: ROHAH. Tags: .

.:: Kisah Sesendok Madu ::. .:: Selamat Jalan Kenangan ::.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Archives

Jangan Lupa Shalat Ya!

Guest

  • 120,998 pengunjung

Hijri Calender

Yahoo Messenger

Save Palestine

More Photos

Waiting For

1st wedding anniversaryJune 6th, 2015
Alhamdulillah . . . ^^

Masukkan email anda

Join 1 other follower

My Location

08564752xxxx
Keep Istiqomah !

Calendar

January 2012
M T W T F S S
« Dec   Dec »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

My Profile

arif dwi prasetyo

arif dwi prasetyo

I am a simple man who like the simplicity

View Full Profile →

Member of The Internet Defense League


%d bloggers like this: